Pemuda dan Sosialisasi

  1. Internalisasi belajar dan Spesialisasi
    1. Pengertian pemuda

Pemuda merupakan salah satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya karna pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.

b. Pengertian sosialisasi

Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui media pembelajaran dan penyesuaian diri, bagaimana bertindak dan berpikir agar ia dapat berperan dan berfungsi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat

c. Penjelasan Internalisasi Belajar

Internalisasi : Internalisasi adalah penghayatan terhadap suatu ajaran, doktrin atau nilai sehingga merupakan keyakinan dan kesadaran akan kebenaran doktrin atau nilai yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku

Belajar: Berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yg disebabkan oleh pengalaman

Jadi, internalisasi belajar adalah usaha untuk menghayati dalam belajar untuk memperoleh kepandaian, dan ilmu atau mengubah tingkah laku.

d. Proses sosialisasi

Menurut George Mead, ada 4 proses sosialisasi.

  • Prepatory Stage (Tahap persiapan)

Di tahap ini seorang anak mempersiapkan diri untuk bersosialisasi dengan dunia luar. Anak itu mulai mengenal dirinya sendiri, dan mulai meniru.

  • Play Stage (Tahap meniru)

Di tahap ini, seorang anak akan serng meniru yang orang dewasa lakukan. Anak itu juga sudah mampu menempatkan diri pada posisi orang lain.

  • Game Stage (Tahap siap bertindak)

Sang anak sudah mulai jarang meniru, digantikan oleh peran yang dia mainkan sendiri dengan penuh kesadaran

  • Generalized Others (Tahap norma kolektif)

Di tahap ini, sang ana sudah dianggap orang dewasa. Ia dapat menempatkan dirinya dalam masyarakat luas.

e. Peranan sosial mahasiswa dan pemuda di masyarakat

Banyak sekali peranan sosial mahasiswa dan pemuda di masyrakat. Terutama saat jaman penjajahan dulu. Tanggal 28 Oktober 1928 adalah hari dimana semua mahasiswa dan pemuda berkumpul dan bersatu untuk bersumpah mendirikan negara yang bernama Indonesia di masa depannya. Dan hal itu terbukti saat 16 Agustus, Soekarno beserta para pemuda menyusun proklamasi bersama dan keesokan harinya proklamasi kemerdekaan Indonesia diproklamasikan. Pemuda dan Mahasiswa juga punya andil besar di akhir masa Orde Baru.

  1. Pemuda dan Identitas
    1. Pengembangan generasi muda

Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda dalam Keputusan Menteri Pendidkan dan Kebudayaan yang tertuang pada nomor : 0323/U/1978 tanggal 28 oktober 1978. Bertujuan agar semua pihak yang tikut serta dan yang berkepentingan untuk penanganannya harus benar-benar menggunakannya sebagai pedoman agar pelaksanaanya dapat terarah dan menyeluruh serta dapat mencapai sasaran dan tujuan yang dimaksud.
Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda disusun berlandaskan Pancasila, Undang-undang dasar 1945, Garis-garis Besar Haluan Negara, Sumpah Pemuda dan Proklamasi, Tata nilai ditengah masyarakat.

b. Masalah generasi muda

Banyak sekali masalah yang dialami oleh generasi muda sekarang ini. Terlebih lagi karena efek globalisasi yang terus menggempur Indonesia dengan budaya-budaya barunya. Berikut beberapa masalah yang dialami oleh generasi muda saat ini:

  • Menurunnya jiwa idealisme, patriotisme, dan nasionalisme di jiwa pemuda.
  • Kekurangpastian generasi muda terhadap masa depannya.
  • Belum seimbangnya antara jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia, baik formal dan informal.
  • Kekurangan lapangan dan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran dan setengah pengangguran dikalangan generasi muda mengakibatkan berkurangnya produktivitas nasional.
  • Kurangnya gizi yang menghambat perkembangan kecerdasan, dan pertumbuhan.
  • Masih banyaknya perkawinan dibawah umur.
  • Pergaulan bebas yang membahayakan sendi-sendi moral bangsa.
  • Merebaknya penggunaan narkoba dikalangan remaja.
  • Masih sering terjadinya kekerasan antar pemuda

c. Potensi generasi muda

Walau masalah yang dialami pemuda banyak, generasi muda tetap mempunyai banyak potensi untuk diasah dan dikembangkan nantinya. Berikut potensi-potensi yang dimiliki pemuda saat ini

  • Idealisme dan Daya Kritis
  • Dinamika dan Kreativitas
  • Keberanian Mengambil Resiko
  • Optimis dan Kegairahan Semangat
  • Sikap Kemandirian dan Disiplin Murni
  • Terdidik
  • Keanekaragaman dalam Persatuan dan Kesatuan
  • Patriotisme dan Nasionalisme
  • Sikap Kesatria
  • Kemampuan Penguasaan Ilmu dan Teknologi
  1. Perguruan dan pendidikan

a. Pengembangan potensi generasi muda

Pengembangan potensi generasi muda dapat dilakukan dengan cara menjalankan program wajib belajar selama 12 tahun. Hal ini dilakukan agar tidak akan terjadi akibat seperti pengangguran semakin banyak, tidak adanya generasi muda yang produktif, maraknya perampokan dan pembunuhan dan kejahatan lainnya.

b. Pendidikan dan perguruan tinggi

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan tinggi. Peserta didik perguruan tinggi disebut mahasiswa, sedangkan tenaga pendidik perguruan tinggi disebut dosen.

c. Permasalahan apa saja yang mahasiswa alami dan pemecahannya

Ada banyak masalah yang mahasiswa alami. Salah satunya yang aku alami saat ini adalah banyaknya tugas yang menumpuk. Setiap hari, dosen selalu memberi tugas dan tugas itu kebanyakan harus dikumpulkan minggu depannya. Jika tugas itu dibiarkan saja, lama kelamaan tugas itu semakin menumpuk dan kita hanya punya sedikit waktu untuk mengerjakannya. Belum lagi saat mengerjakan tugas-tugas itu, seringkali kita tertarik dengn ha yang kurang penting dari tugas itu. Jika kita lebih tertarik kepada hal yang kurang penting itu, tugas-tugas kita menjadi terbengkalai dan nantinya saat hari pengumpulan tugas kita dihukum dosen.

Untuk meminimalisir kejadian seperti itu, ada baiknya kita menyicil tugas-tugas itu dari jauh-jauh hari. Jangan mengerjakan semua tugasnya dalam satu hari yang sama sekaligus, karena itulah yang menyebabkan banyak tugas yang terbengkalai karena kita harus fokus ke suatu tugas tapi pikiran kita melayang ke tugas lainnya. Atau kita dapat mengerjakan tugas-tugas itu saat ada mata kuliah kosong.

SUMBER

http://khairunissanasrul.wordpress.com/2013/10/21/3-ilmu-sosial-dasar-peranan-pemuda-dalam-sosialisasi-internalisasi-belajar-dan-pembinaan-pengembangan-generasi-muda/

http://id.wikipedia.org/wiki/Sosialisasi#Proses_sosialisasi

http://kbbi.web.id/

http://sekarajeng26.blogspot.com/2013/01/asal-mula-kata-france.html

http://generasimudabangsa.blogspot.com/2011/03/masalah-dan-potensi-generasi-muda.html

https://ciptadestiara.wordpress.com/category/menjelaskan-pengertian-pendidikan-dan-perguruan/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s