Statement SELECT CASE pada QBasic

Tulisan saya ini dibuat untuk memenuhi tugas individu Kuliah Algoritma Pemrograman QBasic. Disini saya akan menjelaskan tentang penggunaan SELECT CASE dalam qbasic. SELECT CASE adalah statement kondisi yang biasanya digunakan untuk menentukan pilihan. Mirip-mirip tipis sama statement IF…THEN…ELSE. Bedanya, kalo SELECT CASE itu lebih fokus buat 1 kondisi, sedangkan yang IF…THEN…ELSE itu bisa buat banyak kondisi dan SELECT CASE lebih sering dipakai untuk pembuatan menu.

Bentuk umum SELECT CASE:

SELECT CASE ungkapan

               CASE nilai1

                           [ statement1 ]

               CASE nilai2

                           [ statement2 ]

               .

               .

               CASE ELSE

                           [ statementn ]

END SELECT

Berikut adalah contoh paling sederhananya:

1,
klik gambarnya untuk diperbesar

Nah dari situ terlihat ada menu. Lalu nanti di outputnya kita disuruh memasukkan angka dari menu tersebut. Dari situ statement SELECT CASE bekerja. Statement SELECT CASE membaca hasil inputan si user dari variabel menu. Lalu statement SELECT CASE mulai membandingkan variabel menu dengan kondisi-kondisi yang ada. Kita bisa baca bentuk SELECT CASE di atas dengan seperti ini:

“Jika variabel menu berisi nilai 1, maka print tulisan ‘anda memilih soto ayam’. Jika variabel menu berisi nilai 2, maka print tulisan ‘anda memilih bubur ayam’. Jika variabel menu berisi nilai 3, maka print tulisan ‘anda memilih makanan ayam’. Jika variabel menu berisi nilai yang lain, maka print tulisan ‘menu yang dimasukkan tidak ada’.”

Berikut output jika kita memilih makanan ayam:

2,1. SELECT CASE TO

Selain bentuk SELECT CASE biasa seperti diatas, ada juga bentuk SELECT CASE TO. SELECT CASE TO dipakai jika kondisinya ada jangkauan. Contoh jangkauan tuh kayak “dari 1 sampai 5” “dari A sampai Z”. Berikut contoh sederhananya:

3,
klik gambarnya untuk diperbesar

Disini, variabel hurufnya menggunakan simbol dolar “$” karena variabelnya itu bakalan mengandung nilai yang bersifat alfanumerik. Alfabet atau angka (atau simbol-simbol lainnya). Kalo nggak pake simbol dolar nanti Cuma kebaca angka aja, bahkan nanti kita nggak bisa masukkin huruf di outputnya. Kita bisa baca bentuk SELECT CASE diatas seperti ini:

“Jika variabel huruf$ berisi nilai dari huruf A kapital sampai Z kapital, print tulisan ‘anda memasukkan huruf kapital’. Jika variabel huruf$ berisi nilai dari huruf a kecil sampai z kecil, print tulisan ‘anda memasukkan huruf kecil’. Jika variabel huruf$ berisi nilai lain, maka print tulisan ‘masukkan huruf! Bukan tombol lainnya!’.”

Berikut output jika kita memasukkan huruf kecil:

4,2. SELECT CASE IS

Selain itu ada juga SELECT CASE IS. SELECT CASE IS disini dipakai untuk kondisi yang menggunakan operasi relasi. Tahulah… yang lebih besar, lebih kecil, sama dengan, lebih besar samadengan, lebih kecil sama dengan, tidak sama dengan… tanda-tanda yang begini <,>,=,>=,<=,<>.

Berikut contoh sederhana dari SELECT CASE IS:

5,
klik gambarnya untuk diperbesar

Kita bisa baca SELECT CASE diatas seperti ini:

“Jika variabel tahun berisi nilai yang lebih kecil dari 2000, print tulisan ‘sebelum tahun 2000’. Jika variabel tahun berisi nilai yang sama dengan 2000, print tulisan ‘tahun 2000’. Jika variabel tahun berisi nilai yang lebih besar dari 2000, print tulisan ‘sesudah tahun 2000’.”

Berikut output jika kita mengisi nilai yang lebih kecil dari 2000:

6,Yah seperti itu tadi statement kondisi SELECT CASE. Kalo mau liat statement lainnya liat di blog temen-temen saya aja wkwkwkwk.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s